SEO

AI Overview dan AI Mode Google: Uji 30 Kueri Bisnis Indonesia dan Strategi SEO yang Perlu Diubah

Oct 26, 202613 mins read
Panel jawaban AI dari kaca buram di atas tumpukan hasil pencarian, diisi enam kartu sumber, satu benang ke hasil teratas

Oleh Angelica · Diperbarui 26 Oktober 2026

Dari 30 kueri bisnis berbahasa Indonesia yang diuji tim WEBARQ Promote di Google mobile pada 22 Oktober 2026, elemen AI Overview (Ringkasan AI) terdeteksi di 22 halaman hasil, tetapi isi dan sumbernya hanya terbaca di 10. Di 10 jawaban itu, hanya 12 dari 75 halaman web yang dikutip (16%) juga tampil di hasil organik kueri yang sama.

Lapisan berikutnya, AI Mode (Mode AI), hadir dalam bahasa Indonesia sejak September 2025 dan kini menampung pertanyaan lanjutan dari AI Overview. Bagi CMO yang menyusun anggaran 2027, konsekuensinya ada di laporan: impresi, klik, dan lead harus dibaca terpisah.

Ringkasan

  • Elemen AI Overview terdeteksi di 22 dari 30 kueri bisnis (73%) dalam uji Google mobile 22 Oktober 2026, tetapi isinya hanya terbaca di 10 kueri (33%). Kueri harga paling konsisten: 8 dari 8 terdeteksi.
  • Di 10 AI Overview yang terbaca, 73% dari 81 tautan mengarah ke halaman milik perusahaan. Situs pemerintah, kampus, dan Wikipedia tidak dikutip sama sekali.
  • Bukti dampak klik sejauh ini berasal dari Amerika Serikat (AS): menurut Pew Research Center (2025), hasil biasa diklik di 8% kunjungan ke halaman dengan ringkasan AI, dibanding 15% tanpa ringkasan.
  • Untuk 2027, pantau 30 kueri penghasil pendapatan, pisahkan impresi, klik, dan lead di laporan, dan lewati llms.txt atau schema khusus yang menurut Google tidak diperlukan.

Apa bedanya AI Overview dan AI Mode, dan sudah ada di Indonesia?

AI Overview adalah blok jawaban yang disusun AI Google di bagian atas halaman hasil, lengkap dengan tautan ke halaman pendukung. AI Mode adalah mode pencarian percakapan untuk pertanyaan rumit. Keduanya sudah berbahasa Indonesia: Google Indonesia mengumumkan AI Overview pada 5 September 2024 dan meluncurkan AI Mode pada 9 September 2025.

Aspek AI Overview (Ringkasan AI) AI Mode (Mode AI)
Bentuk Blok ringkasan dengan tautan pendukung Percakapan dengan pertanyaan lanjutan; input teks, suara, atau gambar
Kapan muncul Otomatis, hanya bila sistem Google menilai ringkasan menambah nilai Saat dibuka pengguna atau lewat pertanyaan lanjutan; paling berguna untuk eksplorasi dan perbandingan rumit
Hitungan Search Console Semua tautan di dalamnya berbagi satu posisi Pertanyaan lanjutan dihitung sebagai kueri baru

Sumber: Google Search Central (diperbarui 10 Desember 2025) dan Bantuan Search Console.

Per Oktober 2026, halaman bantuan Google mencantumkan Indonesia dan bahasa Indonesia di daftar ketersediaan Ringkasan AI. Fitur ini tidak bisa dimatikan; pengguna hanya bisa memilih filter Web untuk tautan teks saja. Di ponsel, ketuk "Tampilkan lebih banyak" di bawah Ringkasan AI, ketik di kolom "Tanyakan apa saja", dan percakapan berlanjut di AI Mode. Klaim bahwa tautan di AI Overview kini membuka AI Mode masih berupa laporan uji coba dari praktisi SEO yang belum dikonfirmasi Google. Konsep optimasi agar dikutip mesin AI kami bahas di artikel tentang generative engine optimization.

Seberapa besar AI Overview memotong klik ke website?

Di kueri yang memunculkan ringkasan AI, klik ke situs berkurang, dan arah itu konsisten di studi yang ada, terutama dari AS. Pew Research Center mencatat hasil biasa diklik di 8% kunjungan ke halaman dengan ringkasan AI, dibanding 15% tanpa ringkasan (data Maret 2025). Untuk Indonesia, studi publik semacam ini belum ada.

Sumber Sampel dan periode Temuan Jenis bukti
Uji lapangan peneliti Indian School of Business (Juli 2026) Lebih dari 1.000 peserta AS, dua minggu Saat ada AI Overview, klik organik keluar turun 39,8% dan pencarian tanpa klik naik 34,5% Sebab-akibat (uji acak), makalah seminar
Pew Research Center (Juli 2025) 900 orang dewasa AS, 68.879 pencarian, Maret 2025 Hasil biasa diklik di 8% vs 15% kunjungan; tautan di dalam ringkasan di 1% Data panel
Seer Interactive (April 2026) 53 brand, 5,47 juta kueri, Januari 2025 sampai Februari 2026 CTR organik kueri ber-AI Overview: sekitar 3,2% (Januari 2025), 1,31% (Desember 2025), 2,36% (Februari 2026) Korelasi
Ahrefs (Februari 2026) 300.000 kata kunci, Desember 2023 vs Desember 2025 CTR posisi 1 sekitar 58% lebih rendah di kata kunci ber-AI Overview Korelasi
Google (Agustus 2025) Tanpa data publik Volume klik organik total relatif stabil; kualitas klik disebut naik Klaim platform

Keempat studi searah, besarnya berbeda karena metriknya berbeda. Seer dan Ahrefs juga tidak menyebut negara sampelnya, jadi jangan jumlahkan angka ini atau memakainya sebagai asumsi pasar Indonesia.

Satu temuan Seer layak masuk strategi: di kueri informasional, brand yang dikutip di AI Overview mendapat sekitar 120% lebih banyak klik per impresi daripada yang tidak dikutip, walau masih sekitar 38% di bawah kueri tanpa AI Overview. Sebaliknya, klaim Google bahwa klik dari halaman ber-AI Overview lebih berkualitas belum didukung data publik. Uji acak di atas justru tidak menemukan perbedaan engagement setelah klik.

Seberapa sering AI Overview muncul di kueri bisnis Indonesia?

Di uji kami, elemen AI Overview terdeteksi di 22 dari 30 kueri bisnis (73%), tetapi isinya hanya terbaca di 10 (33%). Kueri harga paling konsisten memunculkannya, kueri penyedia jasa atau lokal paling jarang. Ini potret satu hari di Google mobile, bukan angka pasar.

Metode

Analisis WEBARQ Promote, 22 Oktober 2026. Kami mengirim 30 kueri tetap ke DataForSEO Google Organic SERP API (live, advanced): satu panggilan per kueri, lokasi Indonesia, bahasa Indonesia, perangkat mobile, kedalaman 10 hasil, semuanya di hari yang sama, dan semuanya berhasil (kode status 20000). Enam sektor masing-masing mendapat lima kueri, dan ke-30 kueri itu dibagi menurut susunan katanya: evaluatif ("terbaik", "cara memilih", "vs"; 10), harga ("harga", "bunga"; 8), serta penyedia atau lokal ("jasa", "sewa", "supplier", "leasing", nama kota; 12).

Kami mencatat elemen AI Overview, semua tautannya, featured snippet, dan 8 sampai 10 hasil organik per halaman. Di 12 halaman, alat yang kami pakai hanya menerima wadah AI Overview yang dimuat Google belakangan (asinkron), tanpa teks dan tautan. Maka kami memakai dua ukuran: elemen terdeteksi (22 dari 30; selang kepercayaan 95% metode Wilson 56–86%) dan isi serta sumber terbaca (10 dari 30; 19–51%). Isi ke-12 wadah itu tidak diketahui dan belum tentu semuanya menampilkan jawaban, jadi angka 10 adalah batas bawah dari apa yang dilihat pengguna.

Batasnya: satu hari, satu penyedia data, mobile saja, tanpa kota tertentu, dan 30 kueri pilihan, bukan sampel acak. Uji ini mengukur kehadiran dan kutipan, bukan klik atau traffic, dan tidak bisa menjangkau AI Mode.

Hasil per sektor dan jenis kueri

Dengan lima kueri per sektor, bacalah angka ini sebagai indikasi.

Sektor Kueri yang diuji Terdeteksi Isi terbaca
IT software erp terbaik, harga software erp, jasa pembuatan aplikasi mobile, cara memilih software house, cloud server indonesia 4/5 2/5
Jasa profesional digital marketing agency terbaik, harga jasa seo, jasa google ads, cara memilih jasa seo, jasa konsultan pajak jakarta 2/5 1/5
Industri supplier bahan kimia industri, harga mesin cnc, jasa freight forwarding terbaik, forklift listrik vs diesel, sewa forklift jakarta 4/5 1/5
Keuangan asuransi kesehatan karyawan terbaik, bunga kredit modal kerja, leasing alat berat, kpr bank terbaik, bunga deposito tertinggi 5/5 4/5
Properti sewa kantor jakarta, harga interior kantor per meter, jasa kontraktor interior kantor, apartemen jakarta selatan dijual, cara memilih developer properti 3/5 0/5
Kesehatan medical check up perusahaan, harga general check up, rumah sakit jantung terbaik jakarta, supplier alat kesehatan, harga operasi katarak 4/5 2/5

Per jenis kueri, polanya lebih tegas: harga 8 dari 8 terdeteksi (6 berisi), evaluatif 9 dari 10 (2 berisi), penyedia atau lokal 5 dari 12 (2 berisi). Kedelapan halaman tanpa elemen AI Overview semuanya menampilkan peta lokal (local pack), yang muncul di 8 dari 12 kueri penyedia atau lokal dan tak sekali pun di kueri harga. Keduanya hanya muncul bersamaan; ini bukan bukti bahwa peta lokal menghalangi AI Overview. Dari semua elemen SERP yang kami catat, featured snippet tidak muncul sekali pun.

Grafik batang kueri per sektor dengan AI Overview terdeteksi dan isi terbaca, uji 30 kueri Google mobile Indonesia

Siapa yang dikutip, dan apakah harus peringkat 10 besar?

Yang dikutip kebanyakan halaman perusahaan, dan tidak harus peringkat 10 besar. Dari 81 tautan di 10 AI Overview yang terbaca (rata-rata 8,1 per jawaban), 59 atau 73% mengarah ke situs perusahaan seperti bank, rumah sakit, vendor software, dan penyedia jasa: 35 panduan atau artikel, 24 halaman produk, layanan, atau harga. Sisanya marketplace dan portal (9), platform sosial dan video (5), kartu Google Shopping (5), media berita (2), dan satu alihan Google yang tujuannya tidak terbaca. Situs pemerintah, kampus, Wikipedia, dan dokumentasi platform tidak dikutip.

Hanya 12 dari 75 halaman web yang dikutip (16%) juga ada di hasil organik halaman yang sama, semuanya di jawaban sektor keuangan (12 dari 35; sektor lain 0 dari 40) dengan peringkat organik 1 sampai 9. Di tingkat domain, dihitung per jawaban, angkanya 21 dari 69 (30%). Pola ini sejalan dengan dokumentasi Google tentang query fan-out. Query fan-out adalah teknik ketika sistem menjalankan banyak pencarian subtopik sekaligus lalu menggabungkan hasilnya; menurut Google, kedua fitur bisa memakainya, sehingga tautan yang muncul lebih beragam daripada satu pencarian biasa.

Tidak ada domain yang mendominasi: 58 dari 63 domain web yang dikutip (92%) hanya muncul di satu jawaban. Yang tersering adalah Instagram (3 dari 10 jawaban), disusul situs bank nasional, situs bank swasta, portal informasi kesehatan, dan situs vendor software ERP, masing-masing di dua jawaban.

Artinya untuk kategori Anda

  • Kueri harga atau bunga: rencanakan seolah AI Overview selalu ada. Tulis kisaran harga dan faktor penentunya sebagai teks, dan rawat Merchant Center; untuk "harga mesin cnc", 5 dari 8 tautan adalah kartu Google Shopping.
  • Kueri "jasa" atau "sewa" plus nama kota: peta lokal lebih sering muncul, jadi data Google Business Profile layak didahulukan.
  • Kueri evaluatif: untuk "software erp terbaik", 8 dari 9 halaman yang dikutip adalah panduan atau artikel di situs vendor sendiri. Tanpa panduan perbandingan, peluang Anda dikutip untuk kueri seperti ini kecil.

Apa yang perlu diubah dalam SEO B2B Anda?

Ubah empat hal: kueri yang dipantau, cara halaman menjawab, data produk dan lokasi, serta cara hasilnya dilaporkan. Syarat teknisnya tetap: menurut dokumentasi Search Central, halaman cukup terindeks, boleh tampil dengan cuplikan (snippet), dan memenuhi persyaratan teknis Google Search untuk menjadi sumber kedua fitur.

Perubahan Alasan Ukuran Pemilik
Pantau 30 kueri penghasil pendapatan tiap bulan Kehadiran AI Overview berbeda tajam per jenis kueri Porsi kueri ber-AI Overview; porsi yang mengutip domain Anda SEO lead
Tulis jawaban langsung, angka, dan sumber sebagai teks di halaman harga, produk, dan perbandingan 73% tautan di uji kami mengarah ke halaman perusahaan Kutipan per bulan; CTR organik halaman itu Content lead
Mutakhirkan data Merchant Center dan Google Business Profile Keduanya masuk daftar dasar Google untuk fitur AI Kelengkapan data; klik dari listing E-commerce atau marketing cabang
Pisahkan impresi, klik, dan lead di laporan Satu AI Overview dihitung satu posisi; pertanyaan lanjutan di AI Mode dihitung kueri baru Impresi di laporan performa AI generatif, klik, lead, dan pipeline di CRM Head of Digital

Untuk cara menulis, rujukannya adalah penelitian GEO (Aggarwal dkk., KDD 2024). Di mesin riset berbasis gpt-3.5-turbo, menambahkan rujukan sumber, kutipan, dan statistik menaikkan skor visibilitas sebuah sumber sekitar 30–40% secara relatif, sedangkan keyword stuffing nyaris tidak membantu.

Ada dua catatan. Efeknya bergantung pada peringkat: dalam uji ketika semua sumber dioptimalkan sekaligus, rujukan sumber menaikkan visibilitas situs peringkat kelima 115,1%, sementara visibilitas situs peringkat pertama rata-rata turun 30,3%. AI Overview, AI Mode, dan ranking biasa juga tidak ikut diuji, jadi perlakukan temuan ini sebagai hipotesis, bukan janji.

Apa yang tidak perlu diubah?

Untuk tampil di AI Overview atau AI Mode, Anda tidak perlu llms.txt, file khusus AI, atau schema khusus. Dokumentasi Google menulisnya lugas, dalam terjemahan bebas kami: "Anda tidak perlu membuat file baru yang dapat dibaca mesin, file teks AI, atau markup untuk tampil di fitur ini." Data terstruktur tetap berguna asalkan cocok dengan teks yang terlihat.

Fondasinya tetap checklist SEO teknis: robots.txt dan CDN tidak memblokir perayapan, tautan internal memudahkan konten ditemukan, konten penting berupa teks, dan situs terverifikasi di Search Console. Google-Extended bukan tombol keluar dari AI Overview, karena kontrol untuk Google Search tetap robots.txt untuk Googlebot. Untuk membatasi tampilan, pakai nosnippet, data-nosnippet, max-snippet, atau noindex, yang efeknya bisa butuh berhari-hari sampai berbulan-bulan.

Fondasi inilah yang menggerakkan traffic organik. Hasil yang kami publikasikan di studi kasus Indonet adalah "404%: Pertumbuhan lalu lintas organik" dan "78%: Persentase mencapai halaman pertama Google dalam waktu 6 bulan", keduanya hasil organik, bukan ukuran visibilitas AI. Kutipan AI tidak bisa dijamin siapa pun. Bila kapasitas internal terbatas, layanan SEO kami bisa mengerjakan audit ini bersama tim Anda.

Apa yang disampaikan ke direksi untuk anggaran 2027?

Sampaikan tiga hal: berapa kueri penghasil pendapatan yang memunculkan AI Overview, berapa nilai klik yang berisiko, dan metrik yang dilaporkan mulai kuartal pertama. Hindari dua ekstrem, "SEO sudah mati" dan "tidak ada yang berubah". Buktinya tidak mendukung keduanya.

Rumus risikonya: impresi bulanan di kueri ber-AI Overview × penurunan CTR × konversi ke lead × nilai rata-rata lead. Dengan angka hipotetis, 10.000 impresi, CTR turun dari 3% ke 2%, konversi 3%, dan nilai lead Rp10 juta berarti 100 klik, 3 lead, dan Rp30 juta pipeline berisiko per bulan. Isi rumusnya dengan data Search Console dan CRM Anda, bukan persentase studi AS.

Langkah pertama bulan ini

  1. Susun 30 kueri terdekat dengan pendapatan dan catat status AI Overview-nya: terdeteksi, berisi, dan apakah domain Anda dikutip.
  2. Pilih dua atau tiga perubahan dari tabel di atas, masing-masing dengan penanggung jawab dan tenggat.
  3. Alihkan sebagian anggaran konten ke halaman harga, perbandingan, dan konten evergreen yang datanya diperbarui tiap kuartal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah AI Overview sudah ada di Indonesia?

Sudah. Google Indonesia mengumumkan AI Overviews untuk Indonesia pada 5 September 2024, dengan peluncuran bertahap. Di antarmuka berbahasa Indonesia namanya Ringkasan AI, dan fitur ini tidak bisa dimatikan, hanya bisa dihindari lewat filter Web. AI Mode, atau Mode AI, tersedia dalam bahasa Indonesia sejak 9 September 2025.

Apakah AI Overview mengurangi traffic ke website?

Untuk kueri yang memunculkannya, bukti yang ada menunjukkan ya, dengan bukti terkuat dari Amerika Serikat: uji acak terhadap lebih dari 1.000 pengguna mencatat klik organik keluar turun 39,8% (makalah seminar, Juli 2026). Google menyebut volume klik total relatif stabil tanpa merilis data. Studi Indonesia belum ada, jadi ukur di Search Console dan data lead Anda.

Apa bedanya AI Overview dengan AI Mode?

AI Overview adalah blok ringkasan yang muncul otomatis di atas hasil pencarian bila Google menilainya berguna. AI Mode adalah pencarian percakapan yang dibuka pengguna untuk pertanyaan rumit, dengan input teks, suara, atau gambar. Pertanyaan lanjutan di bawah AI Overview berlanjut di AI Mode, dan Search Console menghitungnya sebagai kueri baru.

Bagaimana agar situs dikutip di AI Overview?

Tidak ada cara yang dijamin. Syarat Google hanya tiga: terindeks, layak tampil dengan cuplikan, dan lolos persyaratan teknis Google Search, tanpa file atau schema khusus. Dalam uji kami, 73% tautan di 10 AI Overview yang terbaca mengarah ke halaman perusahaan, dan hanya 16% halaman yang dikutip juga muncul di hasil organik kueri itu.

Bagaimana mengukur dampak AI Overview di Search Console?

Tampilan di AI Overview dan AI Mode sudah masuk laporan Performance Search Console (jenis penelusuran Web), dan semua tautan dalam satu AI Overview berbagi satu posisi. Laporan performa AI generatif, yang diluncurkan bertahap ke sebagian situs sejak 3 Juni 2026, hanya berisi impresi, jadi klik dan lead tetap dibaca dari Performance, Google Analytics, dan CRM.

Ingin tahu bagaimana brand Anda muncul di jawaban AI? Tim AI Search Optimization kami bisa memetakan posisinya.