
Dalam strategi SEO, long tail keyword adalah jurus jitu untuk membuat website lebih mudah terindeks Google. Beberapa orang terkadang memasukkan kata kunci yang lebih spesifik untuk memperoleh jawaban yang diinginkan.
Itulah salah satu alasan mengapa kata kunci Panjang ini menjadi jurus jitu SEO on page yang bisa meningkatkan rank website di SERP. Ingin tahu lebih jauh mengenai long tail keyword? Simak ulasan berikut ini!
Long tail keyword merupakan kata kunci khusus yang terdiri lebih dari dua kata. Long tail ini cenderung lebih panjang dari kata kunci dasar. Selain itu, long tail memiliki persaingan yang rendah karena volume pencariannya pun rendah. Dengan menggunakan long tail keyword, membantu konten Anda untuk meraih peringkat atas di Google SERP.
Long tail keyword biasanya digunakan untuk pencarian seperti tutorial, jual beli, pencarian toko, dan masih banyak lagi. Mungkin kebanyakan orang mengira long tail itu sudah pasti panjang, padahal tidak selalu demikian. Long tail bisa hanya dua kata saja, tapi dengan jumlah pencarian yang rendah.
Long tail keyword menjadi lebih berharga lantaran memiliki persaingan yang rendah dalam mesin pencarian. Hal ini bisa membuat tulisan Anda lebih mudah untuk menembus rangking dalam hasil pencarian Google.
Selain itu, long tail keyword ini lebih spesifik daripada short tail keyword sehingga memungkinkan artikel Anda lebih mudah ditemukan di mesin pencari. Dengan begitu, pengunjung organik akan jauh lebih mudah Anda dapatkan.
Long tail keyword memiliki keuntungan bisa membantu meningkatkan traffic website Anda. Selain itu, kata kunci yang dipakai akan memunculkan jawaban yang lebih spesifik. Berikut ini beberapa alasan lain yang perlu Anda ketahui:
Long tail keyword memiliki persaingan yang rendah karena cenderung lebih spesifik. Misalnya begini saat memasukkan kata kunci “galaxy s20”, jumlah hasil pencarian sebanyak 220 juta dengan result 0,55 seconds.
Bayangkan, konten Anda harus bersaing dengan sekian juta konten lainnya. Untuk bisa naik ke halaman pertama akan cukup sulit. Namun, jika Anda menggunakan long tail keyword, contoh “Samsung galaxy s20 ultra vs iphone 11 pro max”, jumlah pencariannya 99 juta dengan result 0,87 second.
Artinya dengan menggunakan kata kunci yang panjang, konten Anda akan lebih mudah untuk muncul di halaman pertama.Jika sudah berhasil nangkring di atas, traffic akan mulai datang sendiri.
Jika Anda membuat konten dengan banyak long tail keyword, optimasi website menjadi lebih mudah. Pengunjung organik juga akan datang lebih banyak. Hal ini lantaran Anda tidak hanya menargetkan pada satu kata saja, tetapi secara banyak sekaligus.
Sehingga, website Anda bisa terindeks pada setiap pencarian dari setiap long tail keyword yang Anda masukkan. Tidak hanya muncul saat keyword utama dicari.
Semakin banyak kata kunci dalam sebuah tulisan, bisa membuat tulisan Anda lebih mudah terindeks. Hal ini lantaran ada banyak pencarian yang dilakukan dari banyak kata kunci. Sehingga trafik situs pun akan mengalami peningkatan.
Misalnya, Anda merencanakan topik dengan 30 kata kunci Panjang. Rata-rata trafik di setiap kata kunci hanya 50 pencarian dalam satu bulan. Jika hanya satu memang tampak sedikit.
Namun, jika Anda menggabungkan semua kata kunci itu dalam situs Anda. Maka, potensi trafik organik bisa mencapai 1500 pengunjung. Hal ini lantaran website Anda akan selalu terindeks saat 30 kata kunci tadi dicari di Google.
Setelah mengetahui alasan long tail berharga dan keuntungan yang bisa didapat. Selanjutnya akan dibahas mengenai cara menemukan kata kunci yang Panjang yang tepat sasaran. Berikut ini langkah-langkahnya:
Cara termudah untuk menemukan long tail keyword yakni dengan memanfaatkan “Penelusuran yang terkait dengan” yang berada di halaman paling bawah hasil pencarian kata kunci di Google. Penelusuran terkait ini muncul berdasarkan aktivitas pencarian pengguna Google yang berhubungan dengan kata kunci yang Anda cari.
Caranya, Anda hanya perlu mengetikkan kata kunci di kolom pencarian, lalu geser ke halaman paling bawah, finish. Anda sudah memperoleh long tail keyword yang diperlukan.
Forum diskusi online seperti Quora, kaskus ataupun grup Facebook bisa menjadi tempat yang cocok untuk menemukan long tail keyword. Hal ini lantaran forum diskusi tersebut adalah tempat bagi jutaan orang dari seluruh dunia. Sebagian dari mereka biasanya mengajukan pertanyaan dan sebagian yang lain memberi jawaban.
Biasanya orang yang bertanya di forum itu, sudah melakukan pencarian terlebih dahulu di mesin pencarian Google. Tetapi mendapatkan jawaban yang pas sesuai dengan yang diharapkan, dan beralih mencari jawaban di forum diskusi.
Di sinilah celah yang bisa Anda manfaatkan. Anda bisa membuat tulisan yang menjawab pertanyaan-pertanyaan di forum diskusi tersebut kemudian mengirim link unggahan Anda di sana.
Baca juga artikel : Perbedaan Backlink Dofollow dan Nofollow
Meski belum tersedia versi Bahasa Indonesianya, Answer The Public ini bisa menjadi pilihan untuk menemukan long tail keyword. Hal ini lantaran tools ini memiliki fitur yang memberikan kata kunci berupa pertanyaan yang spesifik. Bahkan, pertanyaan-pertanyaan itu mencakup 5W+1H.
Cara pemakaiannya, masukkan kata kunci utama dengan volume yang tinggi dalam Bahasa Inggris. Kemudian klik cari. Misalkan Anda memasukkan kata kunci “cat food” maka hasil yang ditampilkan adalah kata kunci di tengah yang dikelilingi dengan pertanyaan yang menggunakan kata tanya 5W+1H.
Meski tersedia dalam Bahasa Inggris, kata kunci yang muncul tersebut bisa berpotensi untuk dicari oleh pengguna Indonesia. Anda akan memperoleh banyak ide tulisan dari hasil pencarian long tail keyword di tool ini.
Cara selanjutnya, Anda bisa menemukan log tail keyword menggunakan Soovle. Tool ini bekerja dengan cara mengumpulkan kata kunci dari Google, Amazon, Answers.com, Bing, Wikipedia dan Youtube. Bahkan, dengan Soovle Anda bisa menemukan kata kunci yang sulit ditemukan jika menggunakan tools lain.
Caranya, kunjungi website Soovle dan masukkan kata kunci dalam kolom pencarian. Misalkan Anda mencari kata kunci mengenai kucing, maka Soovle akan menampilkan hasil pencariannya dari berbagai sumber dengan cara terpisah.
Google memang memiliki banyak fitur yang dapat membantu Anda untuk membuat konten yang SEO. Salah satunya adalah fitur Google Autocomplete. Fitur ini akan memberikan Anda kata kunci panjang berdasarkan dari hasil pencarian pengguna Google.
Untuk memanfaatkan fitur ini, Anda hanya perlu mengetikkan kata kunci yang diinginkan. Biasanya di bawah kolom pencarian Google akan mencoba menerka kata kunci apa yang Anda cari.
Misalkan Anda menuliskan “anak kucing” dalam kolom pencarian, maka di bawahnya akan muncul “anak kucing Persia”, “anak kucing lucu”, “anak kucing anggora.” Anda bisa mendapatkan long tail keyword dengan mengikuti autocomplete tersebut.
Google juga memiliki fitur lainnya untuk membantu Anda menemukan long tail keyword yakni fitur “Orang juga bertanya”. Jika Anda melakukan pencarian di Google, fitur ini berada tepat di bawah artikel pertama one page.
Jika Anda mengklik salah satu kotak pertanyaan itu, Google akan membawa Anda pada tampilan yang memiliki lebih banyak pertanyaan. Jika Anda masih belum menemukan keyword yang cocok, klik saja hingga menemukan keyword yang sesuai.
Long tail keyword nyatanya memiliki banyak kegunaan untuk meningkatkan trafik website. Bagaimana tertarik menggunakan long tail keyword untuk website Anda? Jika tertarik, Anda bisa memulai sesuai dengan panduan yang dibahas dalam ulasan di atas.
Namun, jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan riset dan sebagainya, Anda tidak perlu khawatir. WEBARQ sebagai agency digital marketing akan membantu meningkatkan traffic website Anda. Yuk, percayakan pada WEBARQ sekarang kllik disini