

Jika Anda adalah pebisnis yang menggunakan strategi social media marketing, misalnya dengan menggunakan TikTok, maka penting untuk mengetahui cara mengukur suatu posting-an itu berhasil atau tidak. Dalam hal ini, ukuran tersebut dinamakan engagement rate.
Dengan demikian, Anda tidak bisa asal posting kemudian ditinggal begitu saja, tetapi harus mengevaluasi keberhasilan postingan Anda dari waktu ke waktu.
Dengan mengetahui cara menghitung engagement rate TikTok, Anda akan lebih mudah dalam menyusun strategi guna meningkatkan ketertarikan dan perhatian calon konsumen. Maka dari itu, artikel ini akan menguraikan pembahasan apa yang dimaksud dengan engagement rate serta cara menghitung engagement rate dari berbagai sudut pandang khusus untuk Anda.
Secara sederhana, engagement rate adalah suatu matrik yang dapat menunjukkan seberapa besar tingkat interaksi dengan audiens dalam suatu unggahan media sosial. Dalam hal ini, media sosial yang akan diukur adalah TikTok.
Seperti yang sudah disampaikan di awal, pengukuran engagement rate berguna untuk mengetahui seberapa paham audiens dengan brand atau produk yang dicantumkan dalam konten tersebut. Dengan membaca data-data tersebut, Anda dapat mengetahui unggahan mana saja yang banyak mendapat perhatian. Dari situlah Anda juga bisa mengerti selera yang diinginkan oleh calon konsumen.
Pelajari cara menghitung engagement rate TikTok dengan mudah! Tingkatkan interaksi dengan audiens melalui analisis metrik penting ini untuk konten yang lebih efektif.
Jika Anda adalah pemula yang baru mengetahui istilah ini, bisa dimaklumi apabila masih ada gejolak pertanyaan mengenai urgensi perhitungan engagement rate TikTok. Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda, berikut ini kami sampaikan beberapa alasan pentingnya menggunakan perhitungan engagement rate.
Tidak diragukan lagi, dengan menggunakan engagement rate, Anda dapat mengetahui selera konten seperti apa yang banyak disukai oleh penonton atau pengikut Anda. Hal ini penting untuk menyusun strategi pembuatan konten ke depannya. Selain itu, kecenderungan audiens adalah ikut-ikutan menyukai atau sekadar melihat konten yang banyak dilihat oleh orang lain.
Dengan mengerti cara menghitung engagement rate TikTok, Anda juga dapat menilai kinerja unggahan-unggahan yang diunggah oleh kompetitor. Khususnya, mereka yang sering melakukan promosi atau campaign produk dan layanannya. Nah, dalam hal ini, Anda bisa meniru strategi kompetitor yang telah terbukti dan berhasil dengan melihat data engagement rate-nya.
Tentu saja, dengan menggunakan data engagement rate, Anda akan mengetahui bagaimana pengalaman atau reaksi audiens terhadap konten-konten yang telah Anda publish. Jika angka engagement rate menunjukkan nilai yang rendah, maka itu artinya Anda harus bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki kualitas konten yang dibuat agar sesuai dengan selera penonton.
Dengan mengetahui cara menghitung engagement rate TikTok, Anda pun dapat mengukur sendiri seberapa efektif program atau campaign yang sedang dilaksanakan. Hasil perhitungan tersebut dapat menjadi masukan berharga untuk meningkatkan perhatian audiens agar mengklik call to action (CTA) yang telah dibuat.
Dengan mencermati berbagai manfaat yang telah disebutkan di atas, Anda mungkin sudah tidak sabar ingin segera mengetahui teknik perhitungan engagement rate. Sebagaimana yang disampaikan di awal, ada beberapa parameter yang bisa dipakai untuk mengukur angka engagement rate TikTok. Dalam hal ini, akan disampaikan 6 cara menghitungnya, yaitu:
Cara perhitungan yang pertama, yaitu dengan menggunakan indikator reach per post. Kelebihan indikator ini adalah pada tingkat akurasinya. Dengan menghitung menggunakan indikator ini, Anda pun dapat mengetahui kepada siapa saja konten TikTok yang dibuat itu tersampaikan atau terlihat.
Rumus untuk menghitungnya cukup sederhana, yaitu:
ER (engagement rate) = total engagements per post / reach per post x 100
Seperti namanya, cara perhitungan ini menggunakan indikator jumlah impresi atau tingkat intensitas suatu konten muncul di beranda penonton yang didapat dari suatu posting-an. Rumus yang digunakan tidak beda jauh seperti rumus penghitungan sebelumnya, yaitu:
ER (engagement rate) = total engagements on a post / total impresi x 100
Cara penghitungan yang satu ini sebenarnya kurang bisa diandalkan. Hal itu dikarenakan metode DER ini membatasi hitungan hanya untuk satu hari. Dengan demikian, Anda tidak dapat mengetahui secara pasti seberapa sering seseorang itu membuka konten yang sama tersebut dalam satu hari.
Untuk menggunakan cara ini, rumusnya adalah sebagai berikut:
ER (engagement rate) = total engagements dalam satu hari / total pengikut x 100
Indikator kedua yang digunakan adalah jumlah followers. Cara penghitungan yang seperti ini lebih cocok digunakan untuk akun TikTok yang punya nilai reach post cenderung fluktuatif. Dengan membagi menggunakan jumlah followers, angka engagement rate yang didapat biasanya lebih stabil. Rumus yang digunakan, yaitu:
ER (engagement rate) = total engagements on a post / total followers x 100
Metode selanjutnya, yaitu penghitungan engagement rate menggunakan bentuk interaksi luar, seperti jumlah likes dan komentar. Sebagai contoh, Anda ingin menggunakan indikator jumlah likes yang ada dalam suatu unggahan. Dengan demikian, rumus yang dipakai adalah:
ER (engagement rate) - jumlah likes = [(jumlah likes x 2) – jenis engagements lainnya] x 100
Cara perhitungan engagement rate yang terakhir adalah dengan melihat jumlah views-nya. Metode seperti ini lebih cocok digunakan untuk konten berbentuk video, seperti yang ada di TikTok. Namun, disini Anda tidak akan mendapatkan angka pasti berapa jumlah penonton video Anda. Hal itu dikarenakan setiap penonton bisa saja melihat unggahan video tersebut lebih dari sekali. Rumus yang digunakan, yaitu:
ER (engagement rate) = total engagements in a day / total followers x 100
Nah, itulah keenam metode yang dapat Anda gunakan untuk menghitung engagement rate TikTok. Anda tinggal pilih rumus apa yang ingin Anda gunakan dan tentunya menyesuaikan dengan target yang ingin dicapai.
Namun, perlu Anda ketahui bahwa perhitungan angka engagement rate TikTok tentunya punya keunikan tersendiri dibandingkan dengan media sosial lainnya. Karena itulah, Anda harus lebih jeli dalam menggunakan indikator apa yang ingin digunakan untuk mengukur.
Jika ingin meningkatkan perhatian atau brand awareness dari audiens TikTok, maka Anda harus bisa menghitung angka engagement rate. Ada setidaknya empat alasan utama kenapa Anda harus menghitung engagement rate.
Nah, untuk menghitungnya, Anda bisa menggunakan beberapa metode, diantaranya Engagement Rate based on Views (ERV), Daily Engagement Rate (DER), dan Engagement Rate based on Impression (ERI).
Akan tetapi, jika Anda masih merasa ragu atau tidak terlalu yakin untuk memulai semua langkah tersebut sendirian, tidak ada salahnya untuk minta bantuan profesional. Dalam hal ini, WEBARQ siap membantu Anda membangun dan mengurus segala keperluan akun TikTok Anda, termasuk penghitungan engagement rate di dalamnya.
Berbekal 10 tahun pengalaman, WEBARQ terus menerus berupaya membantu klien dalam mewujudkan pencapaian bisnis mereka. Salah satu layanan unggulan WEBARQ adalah "TikTok Management", dimana dengan menggunakan layanan ini Anda tidak lagi dipusingkan dalam mengelola akun TikTok Anda termasuk dalam hal analisis performanya. Jadi, apalagi yang Anda tunggu? Konsultasikan kebutuhan Anda pada WEBARQ dan rasakan kemudahannya.